Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email

Senin, 23 Oktober 2017

Sinopsis Buku Kumpulan Puisi Kelas 5B SDN Sampangan 01

Formaci Press
Judul: Kumpulan Puisi Kelas 5B SDN Sampangan 01
Penulis: Tim 5B SDN Sampangan 01
Penyunting: Dian Marta Wijayanti, S.Pd
Penerbit: CV. Pilar Nusantara
ISBN: 978-602-50465-2-0
Cetakan: I, 2017
Tebal: 21 x 14 cm,  xi  + 78  Halaman
Harga: Rp 25.000 (belum termasuk ongkir)

“Ikatlah ilmu menulis puisi dengan membukukannya"

Hadirnya buku karya anak-anak SD kelas 5 yang ditulis kelas 5B SDN Sampangan 01 UPTD Gajahmungkur, Kota Semarang ini berawal dari penelitian guru kelas, Dian Marta Wijayanti terhadap metode pembelajaran suggestopedia yang selama ini masih jarang dikembangkan guru. Terbukti, dari metode suggestopedia ini, anak-anak bisa menghasilkan karya literasi sastra berupa kumpulan puisi.
Gerakan Literasi Sekolah (GLS) yang telah diamanatkan oleh pemerintah adalah PR besar bagi seorang guru. Pasalnya, bentuk literasi yang terdapat dalam buku saku literasi yang telah ada hanyalan bagian terkecil dari implementasi GLS. Guru SD selama ini masih sangat mungkin untuk mengembangkan inovasi-inovasi yang memang memungkinkan peserta didik untuk terlibat lebih mendalam.

Awal mula diserukannya literasi di sekolah, guru masih banyak merasakan kebingungan. Istilah literasi terdengar begitu asing dan berat untuk dikembangkan. Satu-satunya pilihan atau jalan yang dilakukan guru adalah memberi kesempatan siswa membaca 15 menit sebelum pembelajaran dimulai. Buku-buku nonpelajaran yang disiapkan guru di dalam kelas pun lama kelamaan dinilai membosankan. Siswa-siswi terlihat bosan dengan pelaksanaan GLS yang relatif sama setiap hari.

Pelaksanaan program tersebut juga terkesan kurang efektif karena rasa tanggung jawab siswa masih belum bisa terkontrol. Beberapa siswa masih terlihat seenaknya sendiri saat diminta untuk membaca. Tidak adanya tagihan dalam kegiatan GLS mengurangi keinginan siswa untuk memahami isi buku lebih mendalam. Siswa hanya menghadap ke buku sebatas formalitas.

Sampai pada suatu ketika bulan Agustus tiba. Guru meminta siswa untuk menulis puisi dalam rangka peringatan Hari kemerdekaan Republik Indonesia. Dari hasil karya siswa diperoleh judul-judul puisi yang cenderung sama dengan tema yang diberikan oleh guru. Beberapa diantaranya adalah “HUT RI ke 72”, “Dirgahayu Indonesia”, dan “Indonesia Merdeka”. Judul-judul tersebut masih terbaca sangat biasa dan sudah sering didengar. Pemilihan kata yang dilakukan siswa masih monoton. Tidak hanya itu, dalam teknik menuliskan bait juga belum terlihat indah dan rapi.

Berdasarkan wawancara yang dilakukan oleh guru kepada beberapa siswa diperoleh data bahwa siswa memang kesulitan dalam menurunkan tema menjadi judul. Siswa masih belum paham dalam menentukan sudut pandang yang bagus dalam melihat suatu permasalahan. Pemilihan kata juga belum menggunakan rasa. Bahkan beberapa puisi persis seperti cerita yang ditulis dalam kalimat pendek. Siswa hanya menghilangi tanda titik (.)  saja.

Dengan merefleksi hasil karya dan penjelasan dari siswa ditemukan bahwa kondisi tersebut berbanding lurus dengan cara pembelajaran yang dilakukan oleh guru. Guru hanya memberikan instruksi dan lembar kerja tanpa memberikan motivasi dan pengarahan yang cukup kuat. Siswa tidak disugesti dengan kalimat positif yang mampu mengurang I ketakutan mereka. Guru juga belum menggunakan metode dan media pembelajaran yang inovatif. Pembelajaran menulis puisi masih terkesan monoton.

Oleh karena itu guru mencoba mencari alternatif terbaik untuk membantu siswa dalam mengatasi permasalahannya. Menurut Richard dan Thedore (1993: 142) suggestopedia adalah metode pengajaran yang didasarkan pada pemahaman modern tentang bagaimana otak manusia bekerja dan bagaimana kita belajar paling efektif. Suatu konsep yang menyuguhkan suatu pandangan bahwa manusia bisa diarahkan untuk melakukan sesuatu dengan memberikannya sugesti.

Lewat buku ini, akan menemukan hal baru dalam mengembangkan metode yang berdampak pada hasil karya literasi anak-anak. Oleh karena itu, baca lah buku ini sampai tuntas!

Formaci Press / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Coprights @ 2017 Blogger Templates