Now you can Subscribe using RSS

Submit your Email

Jumat, 16 Juni 2017

Yanne Karsodiharjo

Formaci Press
YANNE KARSODIHARJO, adalah bagian dari salah satu dari jutaan BMI yang menjadi pahlawan devisa di luar negeri. Ia memiliki nama asli Andayani yang lahir dari pasangan Sriwut (alm) dan Darso Karsodiharjo pada 24 Februari 1988. Sejak kecil, ia bermukim di Jalan Solo Bin Doyong Desa Kunci, Kecamatan Dander, Kabupaten Bojonegoro, Jawa Timur. Saat ini ia masih menjadi BMI di Negeri Beton, Hongkong.


Ia sadar, menjadi BMI bukanlah cita-citanya sejak kecil. Sebab, ia sendiri mengakui bahwa menjadi BMI adalah pekerjaan berat dan tidak semua orang kuat menjalankannya. Akan tetapi, perempuan yang cita-citanya sempat berhenti lantaran membantu perekonomian orang tuanya ini sedikit banyak berhasil ia gapai ketika menjadi BMI.

Selain bekerja, Yanne, juga pernah aktif di dunia kesehatan. Ia menjadi praktisi kesehatan dan pernah kuliah di KHT Tibbunabawi Kedokteran Islam Al Hijamah. Pengobatan ini ada sejak zaman Nabi Muhammad SAW yang dikembangkan di Hongkong dan ditekuni Yanne. Ia pun bangga, dan juga bahagia bisa membantu sesama, karena pernah cuti pulang Indonesia dan bisa mengobati 40 orang lebih pasien bekam dan terapi juga konsultasi online, terus dan ia sempat memiliki rencana membuka klinik dan cari izin Kemenkes untuk mengamalkan ilmu-ilmu yang ia dapat di Hongkong.

Selain itu, Yanne juga aktif di dunia seni fotografi dan modeling. Kepiawaiannya berpose di depan kemara ternyata mampu mengantarkannya menjadi cover dan juga brand di berbagai majalah dan media internasional. Ia juga pernah melakukan pemotretan bersama sejumlah fotografer andal asal berbagai negara di Hongkong. Tidak hanya menjadi foto model, ia pun juga lihai menjadi model catwalk dan berlenggak-lenggok mengenakan berbagai pakaian adat dan modern. Bahkan, ia juga sukses mendirikan Yanne Fashion Group (YFG) sekaligus menjadi CEO.

Lewat YFG, sudah banyak kegiatan fashion show ia gelar dan menembus prestasi dunia karena diikuti tidak hanya para BMI yang berasal dari negara Indonesia, melainkan juga para model dari berbagai luar negeri. Tercatat, ia pernah menggelar Fashion Show BMI Hongkong pada 28 Agustus 2016 dengan tema Casual Dress dan Kebaya Glamour, kemuDian even internasional bertajuk Top Model 2016 Jean’s Attire pada 23 Oktober 2016. KemuDian juga even Top Model 2017 pada 12 Maret 2017 dan sejumlah even yang ia gawangi sendiri maupun yang ia gelar bersama manajemen dan rekan-rekannya.

Melalui kegiatan-kegiatan fashion show yang kelasnya bertaraf internasional yang ia gawangi itu, ia pun pernah mendapatkan penghargaan “The Best CEO” dari President FDFG Longrich Maddam Viky Domasig dan Director Longrich Tonny. Prestasi ini tak hanya satu-satunya, karena Yanne, juga sudah menggondol puluhan piala, medali dan sertifikat serta hadiah uang tunai dalam even fashion show.

Yanne, juga menjadi Manajer JSM Record Hongkong, sebuah manajemen musik JSM Record Hongkong yang di dunia musik merekam dan menjadi wadah pengembangan musisi dan juga bisnis pembuatan kaos. Tidak hanya memburu uang, ia pun melakukan “donasi” untuk para korban bencana dan bantuan kepada masjid-masjid di Indonesia, baik yang dilakukan person maupun bersama-sama temannya.

Meski menjadi BMI di Hongkong, aktivitasnya di seni juga sering mewarnai pemberitaan di Indonesia. Media lokal, nasional bahkan internasional pernah memuat profil dan kegiatannya.


Formaci Press / Author & Editor

Has laoreet percipitur ad. Vide interesset in mei, no his legimus verterem. Et nostrum imperdiet appellantur usu, mnesarchum referrentur id vim.

0 komentar:

Posting Komentar

Catatan: Hanya anggota dari blog ini yang dapat mengirim komentar.

Coprights @ 2017 Blogger Templates